Materi Saloka Dan 40 Contohnya Bahasa Jawa

Pengertian Saloka

Saloka adalah bentuk puisi Jawa yang biasanya berisi petuah atau nasihat. Di bawah ini adalah 40 contoh Saloka Bahasa Jawa beserta artinya:

Materi Saloka Dan 40 Contohnya Bahasa Jawa
Materi Saloka Dan 40 Contohnya Bahasa Jawa


40 Saloka Bahasa Jawa Dan Artinya

  1. "Awit-awit amrih bae, andhap-asor ora pare." Artinya: "Hiduplah dengan bijaksana, jangan terlalu sembrono."
  2. "Aja ngrusak kang siji, nanging sejatine kabeh." Artinya: "Jangan merusak yang satu, sebenarnya semuanya."
  3. "Yen awakmu eling, elingmu awak." Artinya: "Jika kamu ingat, maka kamu akan diingat."
  4. "Sugih ora bisa nglakoni, miskin ora bisa ngemis." Artinya: "Orang kaya tidak bisa hidup dengan sederhana, orang miskin tidak bisa mengemis."
  5. "Uwong podo ngresiki, Gusti Allah sing milih." Artinya: "Manusia merencanakan, tetapi Tuhan yang menentukan."
  6. "Bisane sumelang, sumelang bisane." Artinya: "Yang biasanya terbit, pasti akan terbenam."
  7. "Yen ngomong dewe, kuwat. Yen omong dewe, lemah." Artinya: "Jika berbicara sendiri, kuat. Jika berbuat sendiri, lemah."
  8. "Uwong, sedoyo ora bisa mbaleni udan." Artinya: "Orang, semua tidak bisa menghindari hujan."
  9. "Sak ugi sak andar, yen ora eling, nandur. Artinya: "Setiap hari adalah kesempatan, jika tidak diingat, akan berlalu begitu saja."
  10. "Aja nggo lungguhan, aja nggo asor, aja nggo cangkem." Artinya: "Jangan untuk kesombongan, jangan untuk kemarahan, jangan untuk keangkuhan."
  11. "Bumi ini datar, amargi dikuwasa Gusti Allah." Artinya: "Bumi ini datar, karena kekuasaan Tuhan."
  12. "Dino iki akhire, besok belum tentu." Artinya: "Hari ini adalah akhir, besok belum tentu."
  13. "Lanang mesti waspodo, wadon mesti kutho." Artinya: "Laki-laki harus bijaksana, perempuan harus sopan."
  14. "Awak marang penganten, pikiran marang Allah." Artinya: "Tubuh milik pengantin, pikiran milik Tuhan."
  15. "Pinter ora kenal dumeh, kathah kenal marang wong." Artinya: "Pintar tidak mengenal usia, kata-kata mengenal orang."
  16. "Rasa seneng marang wong laen ibarat nyuwun ngenteni awan rinten." Artinya: "Merasa senang kepada orang lain seperti meminta hujan di musim kemarau."
  17. "Sak dermaji mung nyatu nate ngrungokno, ngomong marang ora akeh." Artinya: "Setiap tindakan hanya butuh satu mata telinga, berbicara kepada banyak orang."
  18. "Awakmu rumangsa percoyo, awakmu rumangsa ora percoyo." Artinya: "Tubuhmu yang merasa percaya, tubuhmu yang merasa tidak percaya."
  19. "Wong pinter banjur, wong kapisah piye." Artinya: "Orang pintar jelas, orang terbelah bagaimana."
  20. "Yen samodro wewara, supados ora ngadeg-adedeg, mugi-mugi kae." Artinya: "Jika hati berwibawa, semoga tidak terlalu keras, semoga begitu saja."
  21. "Sak tindakan kang pintar, sak tindakan kang sabar." Artinya: "Setiap tindakan harus bijak, setiap tindakan harus sabar."
  22. "Ngerti yen ora ngertos, ngeti yen ora nggenah, seng penting tansah sabar." Artinya: "Mengerti meskipun tidak sepenuhnya mengerti, yang penting tetap bersabar."
  23. "Bendino tansah awan tresna." Artinya: "Tanpa kasih, tidak akan ada kebahagiaan."
  24. "Rungokno, sapa marang sapa, kang tansah cocog." Artinya: "Mendengarkan, saling bertegur sapa, yang penting saling cocok."
  25. "Rengse marang rengse, urip marang urip." Artinya: "Senyum kepada senyum, hidup kepada hidup."
  26. "Awakmu kebon, pikiranmu sekayu." Artinya: "Tubuhmu adalah ladang, pikiranmu adalah pemiliknya."
  27. "Nate sedoyo lepati, urip lan mati kiwa marang Gusti Allah." Artinya: "Semua nasib terletak di tangan Tuhan."
  28. "Urip amanah, amanah urip." Artinya: "Hidup adalah amanah, amanah adalah hidup."
  29. "Awakmu ora kuwasa, Gusti Allah kuwasa." Artinya: "Tubuhmu tidak memiliki kekuasaan, hanya Tuhan yang memiliki kekuasaan."
  30. "Urip koyo pedhut, saiki sejatine kancaku." Artinya: "Hidup seperti mimpi, sekarang adalah kenyataan."
  31. "Sak mangan ngono ana awakmu." Artinya: "Setiap makanan adalah rejeki."
  32. "Yen dijeroning palang karo sak tangan, ora bakal kedah bingung." Artinya: "Jika ada kesungguhan dan usaha, tidak akan ada kebingungan."
  33. "Jroning dumadi awakmu, dijroning patekanmu." Artinya: "Di dunia ini, tubuhmu adalah modal."
  34. "Dino ora nyebutne jroning jero." Artinya: "Hari tidak perlu dihitung di dalam."
  35. "Gusti Allah ora bakal mlampahi." Artinya: "Tuhan tidak akan pernah mengabaikan."
  36. "Urip ora sampun, urip ora pancen." Artinya: "Hidup belum tentu, hidup belum pasti."
  37. "Uwong ngunjuk ora nggawa, sing nggawa ora ngunjuk." Artinya: "Orang yang merasa pintar seringkali tidak berbuat, yang berbuat tidak selalu merasa pintar."
  38. "Gusti Allah ora bakal dadi kulonipun wong urip." Artinya: "Tuhan tidak akan menjadi pengecut dalam hidup seseorang."
  39. "Buka kabeh, nderek karo Gusti Allah." Artinya: "Berserah sepenuhnya kepada Tuhan."
  40. "Yen sampeyan ora ngerti apa-apa, sampeyan ora bakal bisa ngomong apa-apa." Artinya: "Jika kamu tidak mengerti apa-apa, kamu tidak akan bisa mengatakan apa-apa."

Semoga contoh-contoh Saloka Bahasa Jawa ini dapat memberikan inspirasi dan petuah bijak dalam kehidupan sehari-hari Anda.


Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code