Materi Tembang Megatruh Lengkap! (Arti, Watak, Contoh)

 Arti Tembang Megatruh

Tembang Megatruh berasal dari kata "Megat/ Pegat" (dalam bahasa Jawa) yang artinya berpisah, dan kata "Ruh/Roh" jiwa. Jadi Megatruh artinya adalah berpisahnya roh atau jiwa menuju alam keabadian.

Watak Tembang Megatruh yaitu tentang kedukaan atau kesedihan, dalam hal ini digambarkan sepertihalnya orang yang berduka karena ditinggal mati oleh orang yang dikasihi dan dicintai.

Materi Tembang Megatruh Lengkap! (Arti, Watak, Contoh)
Materi Tembang Megatruh Lengkap! (Arti, Watak, Contoh)


Guru Gatra, Guru Wilangan lan Guru lagu Tembang Megatruh

Megatruh: 12u, 8i, 8u, 8i, 8o


Watak Tembang Megatruh

Selain itu, berikut ini beberapa watak tembang megatruh :

  1. Keputusasaan
  2. Keterpurukan
  3. Kedukaan
  4. Kepedihan
  5. Keprihatinan
  6. Rasa penyesalan
  7. Hilangnya harapan

7  Contoh Tembang Megatruh


Tembang Megatruh 1

Sigra milir sang gethek si nangga bajul,

Kawan dasa kang njageni,

Ing ngarsamiwah ing pungkur,

Tanapi ing kanan kering,

Sang gethek lampahnya alon.

Artinya:

Terlihat si kapal melintas diatas buaya,

Teman akrab yang menjaga,

Didepan serta dibelakang,

Dihadapan jalan yang sulit,

Si kapal berjalan perlahan.


Tembang Megatruh 2
Aja sipat tan pegat siyang myang dalu,
Amuwun ing ngarsa mami,
Nora pajar kang kinayun,
Lah mara sira den aglis,
Tutura mringjeneng ingong.
(Serat Pragiwa, J. Kats, 1928: 108)

Artinya:
Jangan segera memisahkan siang dan malam,
Menangis dihadapan saya,
Tidak terang yang dikehendaki,
Segeralah datang dia dengan segera,
Berkatalah dengan nama saya.

Tembang Megatruh 3
Hawya pegat ngudiya ronging budyayu,
Margane suka basuki,
Dimen luwar kang kinayun,
Kalising panggawe sisip,
Ingkang taberi prihatos.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Artinya:
Jangan berhenti selalulah berbuat kebajikan,
Jalan untuk kesenangan dan keselamatan,
Supaya tercapai semua keinginan,
Terhindar dari perbuatan yang bukan-bukan,
Yang tekun prihatin.

Tembang Megatruh 4
Kabeh iku mung manungsa kang pinujul

Marga duwe lahir batin,

Jroning urip iku mau,

Isi ati klawan budi,

Iku pirantine ewong.”[/note]

Artinya:
Semua itu hanya manusia yang lebih unggul,

Karena memiliki lahir batin,

Didalam kehidupan itu,

Isi hati serta budi


Tembang Megatruh 5
Ulatna kang nganti bisane kepangguh,
Galedhahen kang sayekti,
Talitinen awya kleru,
Larasen sajroning ati,
Tumanggap dimen tumanggon.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Artinya:
Lihatlah sampai bisa ketemu,
Pandanglah dengan sungguh-sungguh,
Telitilah jangan keliru,
Endapkan di dalarn hati,
Agar mudah menanggapi segala sesuatu.


Tembang Megatruh 6
Pamanggone aneng pangesthi rahayu,
Angayomi ing tyas wening,
Eninging ati kang suwung,
Nanging sejatineng isi,
Isine cipta sayektos.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Artinya:
Tempatnya berada di hati yang selamat,
Melindungi hati yang hening,
Heningnya hati yang kosong,
Tetapi sejatinya berisi,
Isinya cipta yang baik.

Tembang Megatruh 7
Lamun nganti korup mring panggawe dudu,
Dadi panggonaning iblis,
Mlebu mring alam pakewuh,
Ewuh mring pananing ati,
Temah wuru kabesturon.
(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)

Artinya:
Bila terpengaruh oleh perbuatan yang jelek,
Menjadi tempatnya iblis,
Masuk di alam yang tidak menyenangkan,
Malu pada kejernihan hati,
Akhirnya menjadi mabuk kepayang.





Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code